JANGAN KENDOR JAGA JARAK !

Tetap jaga jarak, jangan kasih kendor !

Pemerintah gencar mensosialisasikan pentingnya pelaksanaan 3M oleh masyarakat guna cegah penyebaran virus Covid-19. Adapun kampanye 3M ialah Mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, Memakai masker, dan Menjaga jarak.

Deputi Bidang Pencegahan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Lilik Kurniawan mengatakan, terkait jaga jarak idealnya interaksi yang dilakukan masyarakat dapat berjarak paling tidak 2 meter. Jarak 2 meter dirasa aman untuk menghindari droplet yang dapat terpercik maksimum kurang dari 2 meter.

"[Interaksi idealnya] 2 meter, karena maksimum droplet kurang dari 2 meter. Kecuali bersin, bisa lebih dari itu," jelas Lilik saat dihubungi Kontan.co.id pada Rabu (14/10).

Jaga jarak disebut Lilik juga dalam artian mengindari kerumunan. Hal tersebut karena, tanpa kerumunan virus corona atau SARS-Cov2 akan sulit berpindah.

Lilik menegaskan, pelaksanaan 3M memiliki keterkaitan satu sama lain dalam pencegahan penyebaran Covid-19. Maka, seseorang yang sudah melakukan jaga jarak tetap harus menggunakan masker dan melakukan pola hidup bersih dan sehat (PHBS), seperti rajin cuci tangan.

"Saling terkait 3M ini. Karena jaga jarak artinya hindari kerumunan, tanpa kerumunan akan sulit Covid-19 berpindah, kecuali pakai media lain, misal ganggang pintu yang sudah kena droplet kemudian dipegang orang sehat atau orang lain, kalau yang bersangkutan cuci tangan, maka ngga ada penularan dan sebagainya," jelasnya.

Source : https://kesehatan.kontan.co.id/news/jaga-jarak-salah-satu-cara-mencegah-penyebaran-virus-covid-19

SALAM SEHAT

SALAM PUSPA